Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah dan Take Over Dari Bank Lain

KPR BNI Syariah – Sekarang sudah banyak tempat untuk mendapatkan modal. Baik itu untuk modal usaha mapun modal untuk membuat rumah idaman. Dengan adanya lembaga keuangan perbankan semua kebutuhan akan dana yang anda perlukan bisa anda dapatkan tentunya dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak Bank.

Namun pertanyaannya apakah susah untuk mendapatkan pinjaman atau mengajukan kredit di bank? jawabannya bisa saja mudah, bisa juga sulit tergantung. Jika persyaratannya semua terpenuhi tentu saja meminjam uang di Bank akan mudah untuk terealisasikan.

Mungkin juga sebagian orang berpikir bahwa untuk mengajukan permohonan kredit pasti sangat sulit. Meskipun orang tersebut sebenarnya belum pernah mengajukan kredit ke Bank. Biasa orang hanya mendengar bahwa meminjam uang di bank itu sudah, tanpa harus mencoba dulu untuk membuktikannya lebih dulu.

Pemikiran ini biasanya menghinggapi di masyarakat kalangan menengah kebawah, karena kurangnya informasi yang didapat dan ketidak tahuan cara untuk berurusan dengan dunia perbankan.

Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah dan Take Over Dari Bank Lain

Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah dan Take Over Dari Bank Lain

Untuk kalangan menengah kebawah, membangun rumah bukan hal yang mudah. Karena banyak biaya yang dibutuhkan. Saat ini anda tidak perlu kuatir dengan bantuan keuangan bank semua bisa teratasi.

Anda bisa mengajukan permohonan kredit perumahan rakyat (KPR) untuk hal ini, salah satu bank yang menyediakan fasilitas KPR adalah Bank BNI Syariah. Program KPR BNI Syariah tersebut sesuai dengan namnya yaitu berbasis syariah. Sedangkan untuk pengajuan dan prosesnya juga cukup mudah.

[irp]

Keunggulan KPR BNI Syariah

Sebelum anda memutuskan untuk mengajukan KPR BNI Syariah tentu anda terlebih dahulu harus tahu apa saja keunggulan dari program ini dibandingkan dengan program KPR sejenis lainnya. Lebih jelasnya berikut ulasanya.

1. Dalam prosesnya lebih cepat, tidak ribet dan bertele-tele, yang terpenting syarat pengajuannya juga cukup mudah.

2. Sesuai dengan prinsip syariah, KPR ini mengedepankan hukum murabahah. Artinya mengurangi rasio bunga yang tinggi bagi nasabah.

3. KPR BNI syariah ini mempunyai minimal pembiayaan sampai dengan 5 milyar rupiah per orangnya.

4. Jangka waktu yang lama yang diperlukan untuk mengambil pinjaman KPR BNI Syraiah adalah sampai 15 tahun.

5. Uang muka cukup ringan jika anda dikaitkan dengan penggunaan pembiayaan tersebut.

6. Untuk pembayaran angsuran juga mudah, bisa melalui debet rekening secara otomatis di kantor cabang BNI syariah maupun BNI konvensional.

Persyaratan Umum Pengajuan KPR BNI syariah

Bagi yang ingin mengajukan KPR BNI Syariah tentu sebelumnya anda harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh BNI Syariah.

Salah satunya yang harus anda ketahui dan penuhi adalah persyaratan umum pengajuan KPR di BNI Syariah. Adapun Pesyaratan umumnya adalah:

1. Pemohon KPR adalah warga Negara Indonesia (WNI), dan  bukan warga Negara asing

2. Usia minimal jika ingin mengajukan KPR adalah 21 tahun dan maksimal sampai dengan usia pensiun

3. Pembayaran angsuran harus sudah lunas sebelum pensiun dan apabila kurang dari usia tersebut, maka permohonan anda bisa jadi akan ditolak.

4. Pemohon harus memiliki penghasilan tetap dan minimal telah bekerja selama 2 tahun berjalan, jika kurang dari 2 tahun kemungkinan permohonan anda akan ditolak

5. Mengisi lengkap formulir pengajuan KPR serta melengkapi dokumen-dokumen yang dipersyaratakan.

Biaya-Biaya Tambahan Lainnya Yang Harus Dipenuhi Dalam pengajuan permohonan kredit

  • Anda harus membayar asuransi jiwa dan kerugian, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada suatu hari nanti.
  • Materai
  • Untuk besaran biaya yang harus dibayarkan ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu sebelumnya.

[irp]
Salah satu keunggulan dari program KPR Bank BNI syariah adalah anda diberi kemudahan untuk melakukan take over dari bank lain ke BNI syariah, adapun persyaratan-persyaratan Take Over dari Bank lain ke BNI Syariah adalah sebagai berikut:

  • Mengisi formulir pembiayaan yang telah disediakan oleh pihak bank di kantor cabang BNI syariah.
  • Foto copy identitas seperti kartu tanda penduduk( KTP) , kartu keluarga (KK), dan surat nikah (cerai/pisah).
  • Surat asli keterangan kerja kepada pihak Bank.
  • Slip gaji yang telah diterima minimal 3 bulan terakhir sebelum pengajuan kredit KPR.
  • Rekening tabungan yang masih aktif  minimal 3 bulan terakhir.
  • Menyerahkan fhoto copy sertifikat IMB (ijin mendirikan bangunan), PBB (pajak bumi dan bangunan) selama 3 tahun terakhir (berlaku untuk rumah yang akan di take over).
  • fhoto copy akad pembiayaan di bank sebelumnya dan menyerahkan fhoto copy rekening pinjaman yang telah diambil selama 6 bulan terakhir.
  • Pembiayaan KPR di bank yang lama harus sudah berjalan minimal 1 tahun, apabila kurang dari itu maka akan ditolak oleh pihak bank BNI syariah.
  • Untuk proses take over ini akan dikenakan biaya tambahan dan untuk besaran biayanya sama dengan saat pengambilan program kredit pertama kali.

[irp]

Demikianlah sekilas ulasan mengenai Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah dan Take Over Dari Bank Lain. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk yang berminat mengajukan program ini.

2 thoughts on “Syarat Pengajuan KPR BNI Syariah dan Take Over Dari Bank Lain”

  1. Kenapa kebijakan perbangkan kok semakin rumit. Contoh nya. Ada nasabah pernah tertanggung di salah satu bank. Saat proses angsuran nasabah ada ketelatan.. padahal pinjaman sudah lunas. Tp kok di bi ceking masih terlihat. Sehinga nasabah melaku kan pinjaman di sebuah bank. Akir nya di tolak. Kasihan nasabah ini .

  2. bukan rumit, tapi pihak bank memperhatikan ketepatan ansuran bulanan, oleh sebab itu jika ingin berurusan dengan pihak bank terutama pinjaman harus disiplin dalam melakukan ansuran dan itu merupakan ketentuan dari BI

Leave a Comment