Mau Pinjam Uang di Bank, Tapi Masih Punya Hutang? Begini Caranya

Pinjam Uang di Bank – Pernahkah Anda dihadapkan dengan kebutuhan yang amat sangat mendesak saat keuangan Anda benar-benar buruk? Ya, hal tersebut mungkin pernah di alami sebagian masyarakat.

Banyak sekali kebutuhan mendesak yang bisa tiba-tiba datang, misalnya untuk pembayaran rumah sakit dll.

Tips Cara Pinjam Uang di Bank Yang Masih Ada Utang Lain

Mau Pinjam Uang Di Bank, Tapi Masih Punya Hutang Lain? Begini Cara Mendapatkannya

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Pinjaman, merupakan hal yang terlintas dari pikiran sebagian masyarakat yang sedang membutuhkan dana. Lalu, harus pinjam kemana? Mereka yang belum terlalu familiar dengan pinjaman online, mungkin akan langsung berpikir bahwa Pinjam Uang di Bank adalah salah satu jalan keluarnya.

[irp]

Pinjam Uang di Bank

Namun, kemudian permasalahan lain muncul. Saat Anda berniat Pinjam Uang di Bank, ternyata Anda masih memiliki hutang lain yang belum terbayar. Apakah bisa menambah pinjaman saat kondisi tersebut sedang terjadi?

Sebenarnya, Anda diperbolehkan meminjam saat masih memiliki hutang lain. Tapi, tentu saja ada hal yang harus dipertimbangkan, diantaranya:

Tanyakan kembali pada kondisi Anda, apakah benar Anda sangat membutuhkan uang? Atau ada cara lain selain mengajukan pinjaman?

Pastikan bahwa kebutuhan Anda benar-benar suatu ‘kebutuhan’ yang harus dipenuhi, bukan ‘keinginan’ yang didorong oleh nafsu saja.

Seperti misalnya saat Anda tengah berjalan-jalan di mall, kemudian melihat ada handphone baru yang ditawarkan beberapa sales handphone, ditambah lagi ada potongan khusus untuk pembeli saat masa launching, kemudian Anda tertarik. Itu bukanlah kebutuhan, tapi keinginan.

Jangan sampai karena tersihir oleh kata-kata sales handphone, Anda kemudian berpikir bahwa handphone baru adalah kebutuhan. Itulah mengapa, Anda perlu memastikan kembali apakah kondisi harus meminjam uang benar-benar mendesak atau tidak?

Pastikanlah, apakah ada jalan keluar lain selain mengajukan pinjaman?

Mengajukan pinjaman bukan tindakan kriminal, jadi Anda sah-sah saja jika ingin melakukannya berulang kali. Karena selain perorangan, negara dan perusahaan besar juga punya hutang loh..

Namun, meskipun demikian hutang tetaplah hutang, bukan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma. Anda harus membayar kembali uang yang dipinjam sesuai dengan kontrak perjanjian waktu pembayarannya.

Dengan menambahkan beban hutang, artinya Anda juga akan semakin mengurangi gaji bulanan karena harus membayar jumlah cicilan yang semakin membesar.

Jadi, akan lebih baik saat akan meminjam Anda mencari jalan keluar lain, pastikanlah apakah masih ada hal yang dapat dilakukan selain dengan meminjam uang?

Hitunglah berapa lama lagi hutang Anda yang lama akan jatuh tempo

Anda juga sangat perlu loh memikirkan kapan waktu jatuh tempo hutang lama Anda. Jika sudah dekat, apa Anda dapat menunda untuk beberapa waktu saat akan meminjam uang sampai hutang sebelumnya lunas?

Ini agar tidak memberatkan pembayaran utang Anda di waktu yang akan datang. Akan lebih nyaman rasanya jika hutang lama sudah lunas, beban semakin ringan.

Saat meminjam uang, beban yang Anda dapatkan bukan hanya berupa materill tapi juga beban psikologi. Karena bagaimanapun juga utang yang terus ditumpuk bisa saja memicu resiko terjadinya gagal bayar yang semakin besar.

[irp]

Bagaimana Cara Bisa Meminjam Uang ke Bank.

Bagaimana Cara Bisa Meminjam Uang ke Bank

Setelah Anda benar-benar sudah mempertimbangkan poin di atas sebelum meminjam uang dan ternyata Anda masih merasa mantap harus meminjam biarpun masih punya huatng lain.

Maka hal senjutnya yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu bagaimana cara Anda bisa meminjam uang ke Bank.

1. Cobalah untuk menghitung berapa rasio hutang Anda

Ya, ini merupakan hal yang paling penting Anda lakukan. Rasio hutang yang dinilai sehat adalah pembayaran cicilan hutang bulanan maksimal 30% dari jumlah penghasilan atau gaji Anda.

Misalnya saja gaji yang Anda miliki 10 juta, maka angsuran maksimal yang bisa Anda lakukan adalah 3 juta/bulan. Kenapa harus demikian? Agar stabilitas keuangan tetap terjaga.

Oleh karena itu, Anda harus benar-benar tahu berapa besar cicilan utang sebelumnya? Jangan sampai malah melebihi rasio utang yang berlaku.

Bank juga pastinya akan memakai rasio hutang untuk bisa menilai apakah aplikasi pinjaman Anda layak atau tidak? Jika rasio utang dianggap tidak sehat maka sangat kecil kemungkinan Anda tidak dapat meminjam uang kembali.

2. Coba untuk mengajukan top-up kredit

Nah, jika ternyata pembayaran cicilan pada hutang sebelumnya berajalan dengan lancar, kenapa Anda tidak mengajukan top-up kredit saja?

Jadi nanti Anda akan mendapatkan utang baru ditambah dengan utang lama Anda. Kemudian bank akan mulai menghitung jumlah semua cicilan baru dengan tambahan hutang yang juga baru.

Aplikasi top-up juga dinilai lebih besar didapatkan jika ternyata cicilan hutang sebelumnya tidak pernah ada gangguan.

[irp]

Bahkan, biasanya tanpa diminta pun bank terkadang memberikan penawaran top-up KTA pada nasabahnya (jika memang tidak ada masalah dengan pembayaran hutang). Jadi, apakah boleh meminjam uang saat masih memiliki hutang lain?

Ya, tentu saja boleh asalkan Anda memiliki kemampuan untuk melunasinya. Kalau Anda tidak sanggup sebaiknya jangan meminjam, karena malah akan membuat masalah besar dengan Bank.

Sebagai jalan keluar lain, mungkin jika jumlahnya kecil Anda bisa coba meminjam uang online pada beberapa perusahaan fintech yang memberikan pinjaman dana online secara cepat.

Leave a Comment